Tips Bermedia Sosial untuk Generasi Milenial

Tips Bermedia Sosial untuk Generasi Milenial

whtsup.net – Saat ini, generasi milenial mana yang tidak aktif di media sosial? Saking aktifnya, bahkan mereka punya beberapa akun untuk satu aplikasi dengan berbagai tujuan. Kemudahan dan kekepoan dari pengguna media sosial terkadang membuat tidak nyaman. Orang-orang baru dengan mudah mengadd atau mengambil data atau foto untuk kepentingan yang tidak baik. Dan sebaiknya ada batas usia penggunaan media sosial untuk menghindari dampak-dampak negatifnya seperti kecanduan, kriminalitas dan pembentukan karakter yang salah.

Agar tetap dapat bermedia sosial dengan nyaman dan aman, simak yuk tips bermedia sosial di bawah ini:

  1. Tidak membagikan informasi pribadi

Di media sosial, remaja dapat menjadi siapa pun. Namun, jika sudah ada trust dan kedekatan, terkadang mereka mau saja memberikan informasi pribadi pada orang asing. Yang biasanya diikuti dengan penipuan atau kejahatan. Selain itu, informasi pribadi ini rentan disebarkan untuk tujuan-tujuan lain. Jadi, jangan pernah memberikan data pribadi, foto-foto yang bersifat rahasia agar tidak ada penyesalan di masa depan.

  1. Pilih-pilih teman

Hal ini tentu saja sangat penting ketika bermedia sosial. Untuk kehidupan nyata saja yang kita bisa pastikan orangnya kita harus memilih siapa yang bisa jadi teman. Apalagi di dunia maya, di mana terkadang sebuah akun menggunakan data palsu untuk memberi kesan positif. Sebaiknya, tetap perlu dilakukan klarifikasi jika ingin kenal lebih dekat dengan sebuah member aplikasi. Jangan mudah percaya. Diskusikan dengan teman atau keluarga untuk mendengar pendapat mereka tentang sebuah akun. Dan, pilihlah teman yang membuatmu menjadi lebih positif di semua hal.

  1. Hindari akun negatif

Media sosial menjadi sarana pertama dan utama untuk mendapatkan informasi, sehingga kamu harus menyaring akun-akun yang kamu jadikan rujukan. Seperti kata sebuah quote, you are what you read, jangan biarkan akun negatif memenuhi isi kepalamu. Carilah akun positif dan bermanfaat yang sesuai dengan hobi dan aktivitasmu. Sehingga akun-akun tersebut dapat memberikan wawasan dan membuatmu makin ahli dengan hobimu.

  1. Cek ulang sebelum sharing

Sharing menjadi aktivitas kedua terbanyak yang dilakukan di media sosial. Tujuan utamanya adalah memberikan informasi. Namun, dengan makin mudahnya orang membagikan informasi, dimanfaatkan oleh pihak-pihak tertentu untuk menyebarkan informasi bohong dengan tujuan untuk menakut-nakuti, menjelekkan satu pihak hingga sekedar mencari ketenaran dengan memviralkan sesuatu. Selalu gunakan prinsip check and recheck sebelum memencet tombolĀ  sharing. Jangan sampai kamu ketempuhan karena telah ikut-ikutan menyebarkan informasi bohong.

Baca juga : Milenial dan Kecanduan Media Sosial

  1. Gunakan media sosial untuk pengembangan diri

Ada banyak aplikasi dan akun yang bisa kamu ikuti di media sosial untuk pengembangan dirimu. Mulai dari akun hobi, akun edukasi, akun humor maupun akun sosial politik yang bisa menambah wawasanmu. Selalu tanamkan keinginan untuk menjadikan waktumu bermanfaat pada saat kamu surfing di media sosial.

  1. Sarana branding masa depan

Buat kamu yang hobi bermedia sosial atau sering disebut gadget freak, kamu bisa gunakan akunmu dengan membranding dirimu sesuai dengan minat. Misalkan kamu menyukai dunia fashion, kamu bisa membuat dunia maya mengenalmu sebagai fashion setter, dengan memposting hal-hal terkait fashion. Atau bagi pecinta lingkungan, penuhi akunmu dengan tulisan yang berkaitan dengan lingkungan dan kerusakannya. Sehingga kamu akan terkoneksi dengan orang-orang yang sehobi denganmu. Di masa depan, hal ini akan berpengaruh pada karirmu. Jadi, jangan salah posting ya!

Seperti halnya sebuah alat, selalu ada dampak positif dan negatif. Dan keputusan ada di tanganmu untuk menjadikan teknologi internet bermanfaat buatmu. Stay positive!